Entri Populer

Jumat, 22 April 2011

Ibu yang Taat Beragama Adalah Inti Rumah Muslim

karena pekerjaannya, seorang ayah banyak menghabiskan waktunya di luar rumah. sebaliknya, seorang ibu banyak mengahabiskan waktunya di dalam rumah karena pekerjaannya juga. oleh karena itulah, ibu sangat berperan dalam mendidik anak daripada ayahnya, terlebih karena ibu selalu menemani anaknya di masa-masa penting ini, masa di mana kepribadian anak di terbentuk. ibu lebih akrab dengan anaknya yang merupakan bagian dari darah dagingnya. rasa sayang ibu juga lebih kuat. oleh karena itu, seorang ibu selalu lebih dekat di hati anak. Allah Subhanahu wa Ta'ala telah membekali ibu dengan rasa sayang. rasa syang ini disebabkan hormon prolaktin yang dihasilkan ketika  ibu sedang hamil sampai masa menyusui. oleh karena itulah, seorang ibu rela bergadang demi ketenangan tidur anaknya. terutama di umur dua tahun pertama. peneliti Samiah Hamam menemukan bahwa pengaruh ketidakbersamaan ayah dengan anak jauh lebih kecil daripada pengaruh jauhnya ibu dari anak, karena ibu bisa mengisi kekosongan akibat ditinggalkan ayah. dengan demikian, jelaslah bahwa ibu merupakan inti rumah Muslim dan rimah Muslim itu adalah inti dari masyarakat Muslim. merupakan hal yang tidak perlu diperdebatkan lagi bahwa bahasa ibu adalah bahasa pertama didapatkan anak, bahkan logat dan aksen yang anak dengar langsung dari ibunya melekat sepanjang hidup. anak yang sedang menyusu mengenal bau badan ibunya kemudian suaranya. setelah sampai umur enam bulan, anak mulai mengenal lingkungan serta orang di sekitarnya, dan yang pertama anak kenal adalah ibunya.ita mengetahui bahwa anak memahami bahasa dulu sebelum berbicara pada akhir umur dua tahun. dengan demikian, jelaslah pentingnya masa menyusui dan kebutuhan fitrah anak untuk selalu dekat dengan ibunya, semua itu akan membantu pertumbuhan anak dengan baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar